Dinkes Gandeng Linsek dan Toma waspadai potensi KLB

Nov 27, 2019

28 kali dibuka

Dinkes Gandeng Linsek dan Toma waspadai potensi KLB

DinkesPadang_Wabah/KLB yg sering terjadi di Indonesia mempunyai makna sosial dan politik tersendiri karena peristiwanya sering sangat mendadak, terjadi pada banyak orang dan dapat menimbulkan kematian. Pengambilan keputusan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan dalam penanggulangan wabah.

Permenkes 1501 Tahun 2010 menuraikan bahwa terdapat 17 Penyakit Menular yang berpotensi wabah yaitu  Kolera, Pes, DBD, Campak, Polio, Difteri, Pertusis, Rabies, Malaria, Avian Influenza H5N1, Antraks, Leptospirosis, Hepatitis, Influenza A (H1N1), Meningitis, Demam Kuning dan Chikungunya. DBD termasuk salah satu emerging diseases yang sampai saat ini menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama.

Dinas Kesehatan Kota Padang menggandeng lintas sektor dan tokoh masyarakat dlaam sosialisasi penyakit potensial KLB pada lintas sektor dan tokoh masyarakat pada Senin (25/11) di Hotel Rangkayo Basa Padang. Kegiatanyang dihadiri oleh 104 Kelurahan se Kota Padang, Kecamatan, Tokoh Masyarakat dan Lintas sektor terkait ini berlangsung hangat dan hidmat. Pembicara dan narasumber dari Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat, Dinas Kesehatan Kota Padang dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr.Rasidin dihadirkan untuk menambah wawasan para peserta.

Pertemuan diwarnai dengan diskusi interaktif dari peserta yang tertarik dengan maetri dan ilmu yang disampaikan. Materi tentang Kebijakan PemerintahPropinsi Sumatera Barat Dalam Penanggulangan Penyakit Menular Potensial KLB, penyakit-penyakit yang potensial KLB (Kejadian Luar Biasa) seperti DBD, Malaria, Difteri, Polio, AFP (lumpuh layu mendadak), MERS corp, Leptospirosis, Avian Influenza, Rabies, AIDS merupakan topik peling menarik bagi peserta. Materi Pentingnya Imunisasi pada bayi, balita dan anak sekolah sebagai upaya untuk pencegahan PD3DI (Penyakit yang dapat Dicegah Dengan Imunisasi) juga mendapat perhatian serupa dari peserta.

Ferimulyani selaku KAdis Kesehatan Kota Padang menyampian upaya pencegahan penularan penyakit dapat dilakukan dengan pengobatan dini, peningkatan daya tahan tubuh dengan gizi dan imunisasi, perlindungan diri, tindakan isolasi. "Evakuasi dan karantina sesuai dengan jenis penyakitnya, pengendalian saran, lingkungan  dan hewan pembawa penyakit untuk memutuskan dan menghilangkan sumber penularan", imbuhnya.

"Koordinasi dengan Lintas sektor dan tokoh masyarakat perlu dan harus terus dijalin untuk terselenggaranya kewaspadaan dini terhadap kemungkinan terjadinya KLB/wabah dan dampaknya". pesannya. Pertemuan ini diharapkan dapat menekan angka penyakit menular di masyarakat sehingga potensi kejadian luar biasa (KLB) di masyarakat dapat diketahui sejak dini.