Situasi Terkini Pemantauan COVID19 di Kota Padang Tanggal 20 Maret 2020

Mar 20, 2020

1732 kali dibuka

Situasi Terkini Pemantauan COVID19 di Kota Padang Tanggal  20 Maret 2020

Padang_Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai berat, seperti common cold atau pilek dan penyakit yang serius seperti MERS dan SARS. Penularannya dari hewan ke manusia (zoonosis) dan penularan dari manusia ke manusia sangat terbatas. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Pada 30 Januari 2020 Covid-19 dinyatakan sebagai darurat kesehatan masyarakat internasional.
Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Gejalanya demam diatas 38 derajat celcius, batuk, sesak napas yang membutuhkan perawatan di Rumah Sakit. Gejala ini diperberat jika penderita adalah usia lanjut dan mempunyai penyakit penyerta lainnya, seperti penyakit paru obstruktif menahun atau penyakit jantung. Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah

Istilah terkait COVID19

ODP adalah singkatan dari Orang Dalam Pemantauan. Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto, orang yang berstatus ODP belum menunjukkan gejala sakit, Akan tetapi orang ini sempat bepergian ke negara episentrum virus corona atau sempat melakukan kontak dengan orang yang diduga positif corona sehingga harus dilakukan pemantauan selama 14 hari.  

PDP atau Pasien dalam Pengawasan adalah orang yang menunjukkan gejala Covid-19 seperti demam, batuk, pilek dan sesak napas. PDP setingkat di atas ODP. Sehingga PDP harus betul-betul dilakukan pengawasan dengan baik karena sudah menjadi pasien.

Suspect adalah pasien yang sudah menunjukkan gejala terjangkit corona dan juga diduga melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19. Pasien suspect Covid-19 akan diperiksa spesimennya menggunakan dua metode yakni Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Genome Sequencing

Negara Terjangkit per tanggal 19 Maret (covid19.kemkes.go.id)

88 Negara Terjangkit (Transmisi Lokal) : Afrika Selatan, Albania, Algeria, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Armenia, Australia, Austria, Bahamas, Bahrain, Bangladesh, Belgia, Belanda, Belarusia, Bosnia dan Herzegovania, Brazil, Brunei Darussalam, Bulgaria, Chili, Cina, Denmark, Ekuador, Estonia, Filipina, Finlandia, Guam, Guyana, Hungaria, India, Indonesia, Israel, Irak, Iran, Irlandia, Islandia, Italia, Jamaika, Jepang, Jerman, Kamboja, Kamerun, Kanada, Kenya, Kolombia, Kosta Rika, Kroasia, Kuwait, Lebanon, Luksemburg, Makedonia Utara, Malaysia, Maldives, Maroko, Mesir, Norwegia, Palestina, Panama, Paraguay, Perancis, Peru, Polandia, Portugal, Qatar, Republik Ceko, Republik Dominikan, Republik Korea, Republik Moldova, Rumania, Rwanda, San Marino, Selandia Baru, Senegal, Serbia, Singapura, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Sri Lanka, Swedia, Swiss, Thailand, Tunisia, UK, Ukraina, Uni Emirat Arab, Vietnam, dan Yunani.

 

Total kasus konfirmasi COVID-19 global per tanggal 18 Maret 2020 adalah 191.127 kasus dengan 7.807 kematian (CFR 4,1%) di 160 Negara/Wilayah. (sumber data WHO tanggal 19 Maret 2020).

 

Wilayah Terjangkit di Indonesia

Wilayah Indonesia yang sudah melaporkan kasus konfirmasi (sumber data covid19.kemkes.go.id tanggal 19 Maret 2020)

Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, DKI Jakarta, Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan), Jawa Barat (Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Depok, Cirebon, Bandung, Purwakarta), Jawa Tengah (Semarang, Solo, Magelang), DI Yogyakarta (Sleman), Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat (Pontianak, Singkawang), Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara (Manado).

 

*Wilayah terjangkit adalah wilayah di Indonesia yang melaporkan kasus positif COVID-19.

Kondisi  Perkembangan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kota Padang (14 hari pemantauan per orang)

No

Tanggal

ODP

Status

Baru

Kumulatif

Selesai dipantau

Masih dipantau

Sehat

Sakit

1

7 Maret 2020

 

51

51

-

-

V

-

2

8 Maret 2020

5

56

-

-

V

-

3

9 Maret 2020

30

86

-

-

V

-

4

10 Maret 2020

24

110

-

-

V

-

5

11 Maret 2020

30

140

-

-

V

-

6

12 Maret 2020

45

185

-

-

V

-

7

13 Maret 2020

6

191

-

-

V

-

8

14 Maret 2020

22

213

-

-

V

-

9

15 Maret 2020

16

229

-

-

V

-

10

16 Maret 2020

12

241

-

-

V

-

11

17 Maret 2020

103

344

-

-

V

-

12

18 Maret 2020

91

435

22

413

V

-

13

19 Maret 2020

30

443

8

435

V

-

*Lapor Mandiri masuk ke dalam ODP baru per tanggal 18 maret 2020

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah :

  1. Tanggal 15 Maret 2020     : 1 orang
  2. Tanggal 19 Maret 2020     : 1 orang

Hasil pemeriksaan yang masih menunggu dari Balitbangkes Kementerian Kesehatan.

Segera melaporkan apabila menemukan orang dengan gejala COVID19 (demam, batuk, pilek dan 1 minggu sebelum sakit berkunjung ke daerah terjangkit kepada :

  1. dr.hj.Gentina,M.M.Kes (081261239600)
  2. Tutwuri Handayani,SKM,M.kes (081374334117)

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Padang