Situasi Terkini Perkembangan Pemantauan Coronavirus Disease (COVID-19) di Kota Padang_22 Maret 2020

Mar 22, 2020

769 kali dibuka

Situasi Terkini Perkembangan Pemantauan Coronavirus Disease (COVID-19) di Kota Padang_22 Maret 2020

Padang_Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai berat, seperti common cold atau pilek dan penyakit yang serius seperti MERS dan SARS. Penularannya dari hewan ke manusia (zoonosis) dan penularan dari manusia ke manusia sangat terbatas. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Pada 30 Januari 2020 Covid-19 dinyatakan sebagai darurat kesehatan masyarakat internasional.
Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Gejalanya demam diatas 38 derajat celcius, batuk, sesak napas yang membutuhkan perawatan di Rumah Sakit. Gejala ini diperberat jika penderita adalah usia lanjut dan mempunyai penyakit penyerta lainnya, seperti penyakit paru obstruktif menahun atau penyakit jantung. Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah

Istilah terkait COVID19

(Pedoman Pencegahan dan Pengendalian CoronaVirus Disease /COVID19 Rev.3)

PPT (Pelaku Perjalanan Dari Negara/Area Terjangkit) adalah Pelaku perjalanan dari negara/area transmisi lokal yang tidak bergejala dan wajib melakukan monitoring mandiri terhadap kemungkinan munculnya gejala selama 14 hari sejak kepulangan.

ODP adalah Seseorang yang mengalami demam (≥38 0C) atau riwayat demam; atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memenuhi salah satu kriteria berikut: memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi lokal dan memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia.  

PDP atau Pasien dalam Pengawasan yang saai ini dikenal dengan Suspek adalah

  • Seseorang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yaitu demam (≥38oC) atau riwayat demam; disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan seperti: batuk/ sesak nafas/ sakit tenggorokan/ pilek/ /pneumonia ringan hingga berat, pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memenuhi salah satu kriteria berikut: a. Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi lokal; b. Memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia.
  • Seseorang dengan demam (≥38oC) atau riwayat demam atau ISPA DAN pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi atau probabel COVID-19
  • Seseorang dengan ISPA berat/ pneumonia berat*** di area transmisi lokal di Indonesia** yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan

Negara Terjangkit per tanggal 21 Maret (covid19.kemkes.go.id)

98 Negara Terjangkit (Transmisi Lokal) : Afrika Selatan, Albania, Algeria, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Armenia, Australia, Austria, Bahamas, Bahrain, Bangladesh, Belgia, Belanda, Belarusia, Bosnia dan Herzegovania, Brazil, Brunei Darussalam, Bulgaria, Chili, Cina, Denmark, Ekuador, Estonia, Filipina, Finlandia, Guam, Guyana, Hungaria, India, Indonesia, Israel, Irak, Iran, Irlandia, Islandia, Italia, Jamaika, Jepang, Jerman, Kamboja, Kamerun, Kanada, Kenya, Kolombia, Kosta Rika, Kroasia, Kuba, Kuwait, Lebanon, Liberia, Luksemburg, Makedonia Utara, Malaysia, Maldives, Maroko, Mesir, Norwegia, Palestina, Panama, Paraguay, Perancis, Peru, Polandia, Portugal, Qatar, Republik Ceko, Republik Dominikan,Republik Demokratik Kongo, Republik Korea, Republik Moldova, Rumania, Rwanda, San Marino, Selandia Baru, Senegal, Serbia, Singapura, Siprus, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Sri Lanka, Swedia, Swiss, Thailand, Tunisia, UK, Ukraina, Uni Emirat Arab, Vietnam, dan Yunani.

 

Total kasus konfirmasi COVID-19 global per tanggal 21 Maret 2020 adalah 266.073 kasus dengan 11.184 kematian (CFR 4,2%) di 179 Negara/Wilayah (sumber data WHO tanggal 21 Maret 2020).

 

 

Wilayah Terjangkit di Indonesia

Wilayah Indonesia yang sudah melaporkan kasus konfirmasi (sumber data covid19.kemkes.go.id tanggal 21 Maret 2020)

17 Propinsi terjangkit : Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, DKI Jakarta, Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan), Jawa Barat (Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Depok, Cirebon, Bandung, Purwakarta), Jawa Tengah (Semarang, Solo, Magelang), DI Yogyakarta (Sleman), Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat (Pontianak, Singkawang), Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Utara (Manado), Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan.

Sejak 30 Desember 2019 sampai 21 Maret 2020 pukul 17.00 WIB, terdapat 2.365 orang yang diperiksa dengan hasil pemeriksaan yaitu 1.895 orang negatif (188 orang ABK kru kapal World Dream dan 68 orang ABK Diamond Princess), 450 kasus konfirmasi positif COVID-19 (20 sembuh dan 38 meninggal) dan 22 sampel masih dalam pemeriksaan.

 

*Wilayah terjangkit adalah wilayah di Indonesia yang melaporkan kasus positif COVID-19.

Kondisi  Perkembangan Pelaku Perjalanan dari Negara/Area Terjangkit  (PPT) di Kota Padang (14 hari pemantauan per orang)

No

Tanggal

PPT

ODP

Baru

Kumulatif

Selesai dipantau

Masih dipantau

Baru

Selesai dipantau

Masih dipantau

1

19 Maret 2020

30

443

8

435

11

0

20

2

20 Maret 2020

37

472

71

401

5

4

21

3

21 Maret 2020

90

491

18

473

7

9

19

*data per tanggal 20 Maret 2020 berdasarkan Pedoman P2 COVID19 Rev.3

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) / Suspek per tanggal 21 maret 2020 berjumlah 4 orang dengan rincian :

  1. Tanggal 15 Maret 2020     : 1 orang
  2. Tanggal 19 Maret 2020     : 1 orang
  3. Tanggal 20 Maret 2020     : 2 orang 

Hasil pemeriksaan  kasus PDP yang diperiksa laboratorium masih menunggu dari Balitbangkes Kementerian Kesehatan

Segera melaporkan apabila menemukan orang dengan gejala COVID19 (demam, batuk, pilek dan 1 minggu sebelum sakit berkunjung ke daerah terjangkit kepada :

  1. dr.hj.Gentina,M.M.Kes (081261239600)
  2. Tutwuri Handayani,SKM,M.kes (081374334117)

Sumber : Dinas Kesehatan Kota Padang