Tanggulagi TBC dengan Penguatan Tim District Based Public -Private Mix

Jul 21, 2019

13 kali dibuka

Tanggulagi TBC dengan Penguatan Tim District Based Public -Private Mix

Dinkes Kota Padang melaksanakan penanggulangan TBC melalui  penguatan tim District Based Public- private Mix (D-PPM), yang di buka oleh bapak Walikota Padang H.Mahyeldi pada sabtu (20/7) di Hotel Pangeran Beach Padang. Kegiatan ini di kemas dalam bentuk diskusi antar para stakeholder, pakar dan organisasi profesi untuk menjaring ide dan gagasan demi kemajuan program penanggulangan TBC di Kota Padang.


Kegiatan ini dihadiri oleh Koalisi Organisasi Profesi TB (KOPI TB) di Kota Padang, yang terdiri dari berbagai profesi kesehatan antara lain: IDI,IDAI,PDPI, PAPDI, PARI, Patklin,PPNI,IAKMI, IAI dll. Acara ini di gelar dengan tujuan melibatkan peran semua penyedia jasa layanan kesehatan baik pemerintah, swasta dan praktek mandiri agar berperan dalam pengendalian TBC di Kota Padang.


Data bersumber WHO tahun 2017 menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara ketiga terbesar penderita TBC. Kasus TBC yang dilaporkan baru 53 % sehingga masih terdapat 47 % kasus TBC yang belum di temukan dan di laporkan.  Ini menunjukkan tingginya prevalensi TBC di Indonesia dan angka penemuan yang masih rendah terang walikota dalam sambutannya.

Penemuan kasus TBC tahun 2018 di Kota Padang mencapai angka  2358  dari target 2855 kasus (81,7%) dan telah mendapatkkan pengobatan sesuai standar. Angka penemuan kasus TBC masih belum optimal, sekitar 18,7 % perlu di telusuri keberadaanya,tambah walikota menegaskan.


Mahyeldi juga menyampaikan dukungannya terhadap penanggulangan TBC, beliau menegaskan bahwa sudah ada Peraturan Walikota Padang Nomor 36 Tahun 2017 tentang Pengendalian dan Penanggulangan Tuberculosis. Di samping itu pemimpin Kota Padang ini juga sudah memberikan  himbauan pada maret 2019 kepada semua unsur elemen masyarakat untuk penjaringan kasus terduga TBC.

D-PPM di bentuk sebagai strategi kolaboratif dari public public ( antara Nasional TB Program/NTP dengan provider public sektor lain seperti puskesmas, RSUD, lapas, Rumah sakit Polri dan militer), public private  ( antara NTP dengan rumah sakit swasta, klinik, praktek mandiri) dan private private (antara rumah sakit swasta dengan fasilitas pelayanan kesehatan lain seperti laboratorium dan apotik swasta) yang di dukung oleh organisasi profesi kesehatan dan komunitas di bawah koordinasi dinas kesehatan.


Dinkes Kota Padang juga telah membentuk tim D-PPM penanggulangan TBC. Tujuannya agar jejaring layanan kesehatan pemerintah dan swasta berkolaborasi untuk menemukan semua pasien TBC, memastikan mendapatkan layanan TBC berkualitas sampai sembuh dan mencatat serta melaporkan semua jenis kasus TBC sehingga tercapai target pengendalian TBC nasional. Konsistensi dari penguatan tim D-PPM ini di kukuhkan dengan penandatangan komitmen bersama oleh perwakilan organisasi profesi kesehatan.


Walikota Padang mengajak semua pihak terkait untuk terlibat aktif dalam penemuan kasus TBC dan melaporkannya kepada dinas kesehatan untuk mencapai tujuan Padang bebas TBC tahun 2030.


admin: TT