DINAS KESEHATAN KOTA PADANG

Provinsi Sumatera Barat

Puskesmas Seberang Padang Sosialisasikan Inovasi Ketupat Sehati

Postdate : 21 June 2019       Sumber Berita : Dinas Kesehatan Kota Padang

Dinkes Padang - Kurangnya kesadaran ibu hamil dalam memeriksakan kesehatan sedari dini membuat angka kematian ibu dan bayi di Kota Padang cukup tinggi.

Dari data Dinas Kesehatan Kota Padang, pada tahun 2018 angka kematian ibu 18 orang dan bayi berjumlah 112 orang. Di Kelurahan Seberang Padang saat ini terdapat 74 ibu hamil dengan resiko tinggi.

Untuk mengatasi hal tersebut, Puskesmas Seberang Padang mensosialisasikan program "Ketupat Sehati" (K1 sampai K4 sehat sampai persalinan nanti) di hadapan sejumlah tokoh masyarakat Seberang Padang.

"Selama masa kehamilan, ibu hamil wajib empat kali (K1-K4) melakukan pemerikasaan ke Puskesmas, mulai dari kunjungan pertama hingga kunjungan ke empat menjelang masa melahirkan," ujar Kepala Puskesmas Seberang Padang, Desi Susanti, Kamis (20/6/2019).

Selama empat kali kunjungan tersebut ibu hamil akan mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar pelayanan minimal. Selain mendapat tablet tambah darah, mereka juga akan diberi asam folat, ditimbang, diperiksa gizi serta diberikan imunisasi.

Ibu hamil juga akan diberikan program-program serta pengetahuan terkait kehamilan khususnya untuk kehamilan pertama.

"Kebanyakan ibu hamil malas untuk mengikuti proses tersebut, yaitu melakukan dari K1 (kunjungan pertama), mereka baru ke Puskesmas pada saat mau melahirkan. Akibatnya banyak bayi yang dilahirkan dengan berat di bawah 2,5 kilogram yang tentu beresiko terhadap kondisi mereka.

Dengan sosialisasi ini diharapkan peran tokoh masyarakat mulai dari RT/RW, tokoh agama maupun LPM untuk ikut meningkatkan akan pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil di wilayahnya.

"Diharapkan dengan program Ketupat Sehati ini kita dapat menekan angka kematian ibu dan bayi khususnya di wilayah Seberang Padang," pungkas Desi.

Program "Ketupat Sehati" merupakan inovasi kedua yang diluncurkan oleh Puskesmas Seberang Padang setelah sebelumnya meluncurkan inovasi Poli Sehat.

Repost_Diskominfo Padang (MC Padang/Rajo Alam)


 Pengumuman

VAKSINASI MENINGITIS CALON JAMAAH HAJI KUOTA TAMBAHAN

Postdate : 18 June 2019

PENGUMUMAN LULUS SELEKSI PEGAWAI NON PNS PPK-BLUD PUSKESMAS KOTA PADANG TAHUN 2019

Postdate : 11 January 2019

Pengumuman Lulus Test Administrasi Pegawai Non PNS (kontrak) PPK-BLUD Puskesmas Kota Padang Tahun 2019

Postdate : 07 January 2019

Pengumuman Penerimaan Pegawai Non PNS (kontrak) PPK-BLUD Puskesmas Kota Padang Tahun 2019

Postdate : 28 December 2018

Perizinan Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT)

Postdate : 02 August 2018

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI AKHIR PENERIMAAN PEGAWAI NON PNS/ KONTRAK PPK BLUD PUSKESMAS KOTA PADANG TAHUN 2018

Postdate : 27 March 2018

PENGUMUMAN LULUS SELEKSI ADMINISTRASI PPK BLUD PUSKESMAS KOTA PADANG TAHUN 2018

Postdate : 19 March 2018

PENGUMUMAN LOWONGAN KERJA PUSKESMAS BLUD KOTA PADANG TAHUN 2018

Postdate : 14 March 2018

 SMS Gateway

Pengirim : +6281266xx

Tolong di percepat pelayanan nya.anak saya sudah tidak tahan lagi karna batuk nya.

14 July 2017
Pengirim : +6281261xx

Bpk/ibuk , mohon prhatikan pelayanan puskesmas ulak karang khususnya bgn pndaftaran. layanan tdk ramah, mmpersulit pasien, main hp saat melayani.

14 July 2017
Pengirim : +6281261xx

Selamat siang.saya bernama dede irama ingin mengadukan pelayanan di puskesmas alai sangat lambat sekali..respon untuk mengajukan rujukan sangat tidak efektif dengan alasan tidak bisa koneksi ke internet bpjsnya. Mohon koreksi ke puskesmasnya. Terima kasih

14 July 2017
Pengirim : +6281374xx

Saya weri lulusan s2 pasca sarjana unp. Barusan saya ditolak berobat oleh pegawai puskesmas air tawar barat bernama sofi karna alasan tidak punya kartu bpjs saya baru wisuda bbrp waktu lalu jdi sy blm memiliki kartu bpjs karna sblmnya status saya mash mah

14 July 2017
Pengirim : +6281283xx

Bapak/ibu jika kira kira kami ingin mengadakan penyuluhan phbs di daerah kami apakah ada alat peraga / alat bantu yang dapat kami pinjam dari dinas kesehatan?

08 June 2016

 Facebook

 Twitter