Gelar Simulasi Krisis Kesehatan Pasca Bencana, Dinas Kesehatan Kota Padang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Jul 18, 2019

214 kali dibuka

Gelar Simulasi Krisis Kesehatan Pasca Bencana, Dinas Kesehatan Kota Padang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Dinkes Kota Padang gelar simulasi penanganan krisis kesehatan pasca bencana.kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 17 Juli 2019 bertempat di Lapangan bola Cengkeh kecamatan Lubuk Begalung. Kegiatan simulasi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Padang oleh dr.Melinda Wilma, MPPM, dihadiri oleh pejabat struktural DKK, Kepala BPBD Provinsi Indra Feri, BPBD Kota Padang Bapak Hendri, Staf Puskesmas dan staf DKK yang terlibat.

 Pada kesempatan ini Kadinkes Kota Padang dr.Hj.Ferimulyani H, M.Biomed langsung bertindak sebagai pemimpin rapat koordinasi antar sub klaster pada saat simulasi penanganan krisis kesehatan. Pelaksanaan simulasi diikuti sebanyak 150 orang peserta yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan Kota Padang, BPBD Provinsi Sumbar, dan BPBD KOta Padang. Simulasi ini diawali dari pembagian klaster kesehatan dan mengelompokkan pembagian tugas sesuai dengan skenario yang dibuat. Semua peserta simulasi yang terlibat berperan aktif sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing - masing dan tentunya dikomandoi oleh Kadinkes Kota Padang

Peserta yang terlibat sangat antusias dalam melakukan penanganan medik. Seperti yang dilakukan petugas kesehatan   dalam menolong pasien hamil dengan patah tulang,  pasien dengan gangguan jiwa, penanganan pasien tenggelam, dan penanganan pasien luka bakar. " Walau  masih jauh dari kesempurnaan simulasi ini dinilai cukup bagus ujar Kepala BPBD Kota Padang  Bapak Hendri"


Kegiatan ini merupakan wujud kesiapsigaan Dinkes Kota Padang dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana gempa dan Tsunami di Kota Padang dengan melibatkan stakeholder / instansi terkait. Dan ini direncanakan menjadi agenda tahunan Dinas Kesehatan Kota Padang. Kadinkes Kota Padang Ferimulyani Hamid M.Biomed juga berpesan agar kegiatan ini bisa menambah pengetahuan petugas dalam melakukan evakuasi penyelamatan korban pasca bencana, meningkatkan skil petugas, mampu berkoordinasi dengan instansi terkait dan diharapkan petugas kesehatan siap melakukan penanganan medik bagi korban saat terjadi bencana.