Kadinkes Padang Ferimulyani Wajibkan Penggunaan GIS Untuk Informasi Kesehatan

Jul 10, 2019

529 kali dibuka

Kadinkes Padang Ferimulyani Wajibkan Penggunaan GIS Untuk Informasi Kesehatan

Dinas Kesehatan Kota Padang, wajibkan penggunaan aplikasi GIS dalam pelaporan dan evaluasi program Puskesmas. Baik dalam bentuk dokumen dan persentasi.

“Setelah bimtek ini Puskesmas wajib mnegumpulkan titik koordinat fasilitas kesehatan, tempat pengolahan makanan dan tempat-tempat umum yang berada di wilayah kerja Puskesmas," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Ferimulyani H, M.Biomed, saat menutup Bimtek.

Data itu, lanjut Kadinkes untuk disajikan pada peta. "Kalo bisa buat suatu inovasi dengan pemanfaatan aplikasi GIS ini, seperti penyajian informasi untuk masyarakat mengenai rumah makan. Mana saja yang sanitasinya baik dan mana yang tidak baik, sehingga dapat menjadi pertimbangan masyarakat memilih rumah makan yang akan dikunjung ” tambahnya.

Bimbingan teknis pengolahan data kesehatan melalui aplikasi GIS ini diselenggarakan selama 2 (dua) hari di Hotel Pangeran Padang pada tanggal 8 dan 9 Juli 2019. Peserta sebanyak 52 orang yang terdiri dari Pengelola Data Dinas Kesehatan, Kepala Tata Usaha Puskesmas dan pengelola program Surveilans Puskesmas se Kota Padang.

dr Ferimulyani juga menekankan data yang disajikan pada GIS jangan sembarang data, salah data yang diinput maka akan salah juga data yang disajikan sehingga berpengaruh pada pengambilan keputusan.


Sebelumnya, pada pembukaan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Melinda Wilma, MPPM meminta peserta dapat mengikuti Bimtek dengan baik


Pada hari pertama materi Pengantar GIS dan Manajemen Quantum GIS disampaikan, Devi Suryati, SKM, MPH, adminkes Madya Dinkes Kota Padang. Peserta dibekali ilmu mengenai Geografic Information System -GIS-, mulai dari pengenalan GIS, input data spasial, pengolahan, analisis hingga layout peta.


Quantum GIS merupakan salah satu aplikasi (tool) untuk pengolahan dan analisis data spasial. Aplikasi yang diajarkan merupakan versi terbaru Quantum GIS versi 3.6. Kemudahan dari aplikasi yang baru dirilis pada bulan April 2019 ini, adalah dalam hal analisa statistik, titik koordinat, bisa dengan mudah ditampilkan. Layout peta juga sangat menarik


Peserta sangat antusias karena ilmu GIS merupakan ilmu baru bagi mereka. “Lebih menarik mengolah data pakai GIS ini di Puskesmas” ujar Wela, pengelola Program Surveilans Puskesmas Nanggalo. Ia malah meminta les privat dan tambahan ilmu aplikasi GIS lainnya.


Fazarianti, SKM, M.CIO, fungsional Adminkes Muda yang juga berasal dari Dinkes Kota Padang, menjadi pemateri pada hari kedua. Peserta disuguhkan materi mengenai ArcView versi 3.3. Kemudahan yang diperoleh dari aplikasi ini adalah dalam hal pelabelan peta dan layout yang sudah disediakan templatenya. (devi)